Rabu, 11 Februari 2009

Gairahkan Anak Muda Jadi “Film Maker”

Jakarta – Bisa dibilang, Indie Movie 2008 menjadi wadah spontanitas mereka untuk mencapai tujuan yang sesungguhnya sebagai sineas ataupun pekerja film. Suatu profesi yang kini begitu membanggakan hati sebagian besar anak muda Indonesia. Dimulai dari semangat kemerdekaan indie (independen), lalu ke depan nanti tiada salahnya kalau mereka terjun dan kian kompetitif menceburkan diri ke dalam industri bisnis perfilman yang makmur.
Sulit dipungkiri, nama-nama sineas “orang muda” seperti Garin Nugroho, Mira Lesmana, Riri Riza, Rudi Soedjarwo, Hanung Bramantyo dan lain-lain, telah memacu mereka untuk juga berkreativitas di bidang sinematografi.
Apalagi memang dunia sekarang ini “dimudahkan” oleh keberadaan teknologi digital, yang menjadikan siapa saja bisa membuat film. Akan tetapi, untuk memproduksi karya film yang baik, dibutuhkan keterampilan, pengetahuan, kerja keras dan kemampuan menumbuhkan kelompok kerja, komunitas serta kemungkinan pasar dan pemanfaatan dana manajemen yang efisien dan efektif.
Inilah yang menjadi latar pelaksanaan kompetisi film pendek, LA Lights Indie Movie 2008. Kompetisi itu berlangsung seru dengan kegiatan bengkel kerja di Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Surabaya dan kini berlanjut dalam aksi pemutaran hasil program Film Gue Cara Gue dan Bikin Film Bareng Artis dengan tambahan kota penyelenggaraaan, di Semarang.

ta' em' em'

Senin, 09 Februari 2009

md 10000


ketika sebuah proses produksi film mencurahkan segala jiwanya

Catatan seorang Kine Klub’er

Kine Klub (Klub Sinematografi) adalah wadah bagi para film-maker berkumpul untuk saling berdiskusi, share tentang film, ataupun membuat suatu karya film. Kine Klub saat sudah banyak dijumpai di Universitas-universitas (tidak hanya universitas yang mempunyai jurusan komunikasi ato Film). Banyak sekali yang didapat dari Kine Klub ini; bisa nonton bareng-bareng dengan orang-orang yang peduli dengan film, bisa saling share tentang film (bagaimana sinematografinya, bagaimana alur ceritanya), n’ yang paling seru ya bisa bikin film dengan para filmmaker..

Pertama kali dalam hidup saya bergabung dengan sebuah Kine Klub.. kesan pertama : “Aneh” karena saya terjebang suatu Komunitas yang berjuang untuk tetap eksis (pernah vakum). Oke saya tetep masuk di dalamnya n’ berusaha untuk membuat komunitas ini jadi hidup. Setelah 1 tahun, akhirnya saya menjadi pengurus.. Saya senang sekali karena saat itu diberi kepercayaan untuk memimpin komunitas ini bersama Ketua. Hal yang paling berkesan saat itu adalah mengikuti Workshop “Make movie like pro - bikin film cara gue”, dipercaya untuk membuka stand di Roadshow “LA Lights Indie Movie”, dan berperan dalam Roadshow Film Indie “The Conductor”. Rasanya sih seperti mimpi (karna saya masih terlalu muda dalam dunia perfilman indie ini).. tapi saya tetep melangkah dan melangkah..

Lalu tahun berikutnya saya dipercaya untuk menjadi pengurus untuk kedua kalinya.. WAH, apa yang harus saya lakukan? Ya bagaimana lagi.. Saat itu dengan jadwal kuliah yang padat n’ tingkat kejenuhan dari para anggota nya yang mulai tinggi tidak ada pilihan selain saya tetap “menghidupi” komunitas ini.. Selama hampir 2 tahun saya banyak belajar dengan komunitas ini, berharap supaya komunitas ini juga memberikan hal yang berguna bagi anggota nya yang pernah “hidup” di dalamnya.. Klo diberikan kesempatan 1 tahun lagi untuk “menghidupi” komunitas ini, saya hanya bisa menyerahkan kepada Yang Di Atas dan berharap ke depannya komunitas ini jadi lebih besar dari sebelumnya

Untuk rekan2 ku di Kine Klub..

keep semangat!

akhirnya datang juga ke DUNIA MAYA!!!!!

jam 09.32 pertama kali aciel bikin blog...